Tampilkan postingan dengan label manufacturer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manufacturer. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 November 2017

Hai Janish Family... seperti yang kita tahu, manusia membutuhkan sinar matahari yang cukup sebagai sumber energi dan vitamin D untuk tubuh.
Sayangnya, beberapa faktor tertentu seperti keterbatasan anggaran maupun desain ruangan, kadang membuat ruangan terpaksa tidak memiliki jendela.
Di beberapa kota, kita bahkan dapat dengan mudah menjumpai rumah tanpa jendela. Untuk mengakali sirkulasi udara di dalam rumah, para pemilik rumah itu mengandalkan AC.
Benar sih bahwa AC dapat membantu sirkulasi udara berlangsung dengan baik walau rumah tidak memiliki jendela.
Meski begitu, penggunaan AC jelas tidak bisa menjawab masalah pencahayaan alami ruangan.
Ya, ketiadaan jendela membuat sinar matahari tidak bisa masuk ke dalam rumah, sehingga rumah berpotensi tampak suram dan gelap.

Lantas, bagaimana ya cara terbaik mengakali ruangan tanpa jendela? Janish Family, simak artikel berikut untuk mendapatkan triknya, yuk!

​1. Pengaturan Lighting Ruangan
Minimnya cahaya alami di dalam ruang adalah konsekuensi utama dari ketiadaan jendela pada rumah.
Padahal pencahayaan merupakan salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan dalam tiap ruang di rumah Anda.
Terkait hal ini, setidaknya, ada dua opsi yang bisa Anda pilih untuk mengakali kesan suram pada ruangan tanpa jendela.
Yang pertama, Anda bisa memanfaatkan lampu pijar dan lampu-lampu bercahaya kuning untuk menciptakan kesan hangat dan akrab;
dan yang kedua, Anda bisa memilih lampu pijar berwarna putih yang mampu memberikan pencahayaan menyerupai sinar alami matahari.
Foto ilustrasi pencahayaan Living Room
Trik lainnya, alih-alih menggunakan pintu, Anda bisa memilih tirai.
Hal ini bisa menciptakan efek seolah rumah Anda memiliki jendela, tapi sedang dalam keadaan tertutup.

2. Ventilasi
Setelah pencahayaan, ventilasi menjadi aspek penting berikutnya yang perlu mendapat perhatian khusus. Alasannya, ketiadaan ventilasi membuat sirkulasi udara berlangsung kurang lancar, sehingga ruangan jadi rawan berdebu dan bau.
Foto ilustrasi kipas ventilasi.

3. Tempatkan Lukisan-lukisan
Keberadaan jendela memberikan akses langsung untuk melihat pemandangan di luar rumah.
Dengan kata lain, ketiadaan jendela membuat Anda kehilangan kesempatan menikmati pemandangan di balik tembok rumah.
Eits, tapi tak perlu sedih. Anda bisa kok menyiasati hal ini dengan menempatkan beberapa lukisan berisi potret kehidupan.

4. Tempatkan Tanaman agar Ruangan Lebih Hidup
Selain lukisan, Anda juga bisa menempatkan tanaman pada dinding agar ruangan jadi lebih “hidup”.
Ya, keberadaan tanaman memang mampu memberikan aura positif tersendiri bagi ruangan, sehingga terasa lebih nyaman saat ditempati.
Di samping itu, beberapa jenis tanaman juga sekaligus mampu membersihkan udara, sehingga ruangan tak berjendela bisa tetap fresh!
Akan tetapi, mengingat di malam hari beberapa tanaman cenderung menghasilkan karbondioksida cukup banyak,
sebaiknya pelajari terlebih dulu tanaman mana yang paling cocok untuk ditempatkan pada ruangan ya.
Foto ilustrasi tanaman dalam ruang.


5. Kreasi DIY
Apa Anda termasuk orang yang suka memanfaatkan waktu luang untuk berkreasi? Bila iya, menjadikan hasil kreasi Anda sebagai elemen dekorasi dinding adalah ide bagus!
Dengan bentuknya yang khas, hasil kreasi Anda dapat membuat dinding tampak lebih menarik.
Supaya lebih multifungsi dan tak sekadar menghias dinding, Anda bisa membuat DIY project bermanfaat, seperti rak buku, pot gantung, dan semacamnya.
Foto ilustrasi DIY.

6. Lilin-lilin Kecil
Lilin adalah salah satu elemen yang hampir tak pernah gagal menghadirkan nuansa hangat dan nyaman pada ruangan.
Inilah mengapa, pada ruangan tak berjendela, lilin-lilin kecil menjadi salah satu elemen dekorasi sekaligus sumber cahaya yang pas.
Saat ini, beragam jenis lilin dapat dengan mudah Anda jumpai di pasaran. Lilin aromaterapi adalah salah satu yang terpopuler.

Nah, mengingat atmosfer nyaman dan santai adalah hal yang cukup sulit dihadirkan di ruangan tak berjendela, menempatkan lilin aromaterapi tentu menjadi salah satu solusi tepat!

Well, dari keenam trik di atas, mana yang akan Anda coba terlebih dulu?
Kunjungi toko online kami www.janishhome.com dan dapatkan beragam koleksi terbaru untuk kebutuhan furniture dan home accessories Anda.

Senin, 13 November 2017

Hai Janish Family, adakah yang sedang membangun rumah? dan jika itu lebih tinggi dari satu lantai, pasti perlu yang namanya tangga. Apa yang Janish Family bayangkan bila mendengar kata “tangga”? Pasti Janish Family membayangkan tangga yang sangat sederhana, dengan undakan yang monoton.
Model tangga seperti itu sangat membosankan sekali. Kenapa Janish Family tidak membuat tangga yang lebih dari itu?
Dengan mendesain interior rumah dengan tangga unik serta dilengkapi dengan furniture yang unik dan kreatif, pasti akan mempercantik tampilan rumah Janish Family semuanya.
Untuk mempermudah mendapatkan ide kreatif dalam membangun tangga. Disini akan ditunjukan beberapa desain tangga rumah yang unik dan kreatif.
Bangunlah tangga yang bisa menyambungkan antar lantai rumah Janish Family dengan desain yang sederhana dan menarik.


Tangga dengan Desain Stylist
Tangga ini didesain dengan tampilan  futuristik, dengan garis papan sederhana serta dengan grafis skirting.




Tangga Flat F.M
Tangga flat yang menempel di dinding ini menghubungkan antara ruang tamu dengan kamar pribadi.



Tangga Spiral
Sebuah tangga spiral yang didesain dengan slide untuk prosotan ketika turun. Tangga ini akan membuat anak-anak senang karena memiliki arena bermain di rumah.



Tangga M Lofts
Tangga ini terlihat simpeL dan sederhana. Tangga alternatif ini didesain dengan kesatuan yang sempurna dari segi fungsi dan bentuk.



Tangga Ribbon
Tangga ini dibuat dari plat dengan tebal 10 mm. Desain yang simpel dan terlihat elegan dengan interior hitam putih.



Tangga Gantung
Batas tangga yang terlihat samar-samar, ditambah dengan cahaya yang masuk dari jendela menjadikan tangga ini terlihat sebagai tempat yang nyaman.


Tangga dari Skateboard
Bila Janish Family mempunyai hobi bermain skateboard, dan mempunyai banyak skateboard yang tidak terpakai karena telah rusak. 
Kamu bisa memanfaatkan skateboard tersebut sebagai bahan untuk membuat tangga.



Tangga Storage
Bila Janish Family mempunyai ruangan yang sempit, kamu bisa mendesain tangga rumahmu seperti tangga ini. 
Selain sebagai penghubung antar ruangan tangga ini juga berfungsi sebagi tempat penyimpanan.



Source: www.boredpanda.com

Kamis, 02 November 2017



Cono Table



Dengan sentuhan artistik, Petrified Wood atau kayu yang sudah berubah menjadi batu ini disulap menjadi berbagai macam dekorasi interior rumah yang sangat indah. Batu bertekstur kayu yang memang berasal kayu ini banyak di temukan di daerah pulau Jawa yang ditambang oleh warga setempat untuk dijadikan berbagai macam kerajinan mulai dari hiasan rumah sampai dengan furnitur.

Kerajinan Petrified Wood tentu akan menjadi sesuatu yang unik dikarenakan hanya ada satu bentuk, hal ini disebabkan bentuk fosil kayu dibuat oleh alam kalaupun ada campur tangan manusia paling hanya pada saat finishing, sedangkan bentuknya tetap asli. Hal inilah yang membuat fosil kayu ini begitu unik dan banyak diminati oleh orang.
Fosil kayu yang membatu adalah sejenis fosil, yaitu fosil kayu di mana semua bahan organiknya telah digantikan oleh mineral (biasanya sejenis silikat, seperti quartz), dengan struktur kayu tetap terjaga. Proses fosil terjadi di bawah tanah, ketika kayu terkubur di bawah lapisan sedimen. Air yang banyak mengandung mineral masuk ke dalam sel-sel tanaman dan sementara lignin dan selulosa membusuk, mereka digantikan oleh batu. Peristiwa fisika dan kimia dalam jangka waktu teramat panjang itu telah mengubah semua bahan organiknya, namun struktur kayunya tetap terjaga. Malah sering kali, pada saat penggalian masih dijumpai bentuk batang pohon yang utuh hingga sepanjang empat meter atau lebih.

Jadikan hunian Anda lebih elegan dan berbeda dengan interior furnitur dari Petrified Wood. Kunjungi toko online kami www.janishhome.com dan dapatkan beragam koleksi terbaru Petrified Wood Furniture.
Midnight Table

Senin, 23 Oktober 2017

Salah satu permasalahan besar menjadi millennials saat ini adalah kemampuan untuk membeli rumah. Banyak data yang menunjukan bahwa kalangan millennials akan sulit untuk membeli properti baik rumah atau apartemen. Tentunya ini merupakan kabar yang buruk, bahkan pemerintah menganggap permasalahan ini sebagai masalah yang serius.
Pada awal tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pernah mengungkapkan kegelisahaannya bahwa di masa yang akan datang generasi millennials tidak akan bisa menyicil untuk membeli rumah kalau pemerintah tidak melalukan sesuatu. Kekhawatiran Darmin Nasution berdasarkan fakta bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kenaikan gaji pegawai paling tinggi sebesar 10% per tahun. Sementara, di kota-kota besar kenaikan harga tanah antara 20-50%, Untungnya pemerintah saat ini sudah mulai bergerak untuk menyelesaikan permasalahan ini. Setidaknya saat ini pemerintah sedang getol untuk membangun program satu juta perumahanan murah di kawasan penyangga kota dengan nilai anggaran mencapai Rp 17 triliun. Berdasarkan riset dari Karir.com pada 2016, rata-rata gaji millenials di Jakarta saat ini berada pada kisaran angka Rp6,1 juta. Sementara itu dari riset Rumah123.com untuk membeli rumah seharga Rp 300 juta minimal millenial memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp 7,5 juta. Harga rumah di Jakarta didominasi harga Rp 480 juta ke atas. Hal yang sama berlaku di kawasan penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Harga properti di sana juga pada kisaran Rp 480 juta ke atas. Meskipun tetap saja ada rumah yang harganya di bawah harga tersebut.

Laporan Lamudi.co.id rata-rata harga apartemen di Indonesia khususnya di Jakarta pada tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 4,6% jika dibandingkan tahun lalu. Saat ini rata-rata harga apartemen di Jakarta mencapai Rp 31,25 juta per meter persegi. Rata-rata harga sewa apartemen di kawasan CBD mencapai Rp 4 juta-an per bulan. Sementara, untuk di wilayah non CBD atau non premium mencapai Rp 2 juta-an per bulan.
Setelah membicarakan tentang beragam alasan mengapa millennials sulit untuk membeli sebuah properti, lantas sebenarnya seperti apa rumah yang menjadi idaman dari kalangan millennials ini. Berdasarkan survei Lamudi, millennials memiliki untuk memiliki rumah dengan ukuran yang relatif kecil. Rata-rata mereka ingin membeli rumah dengan tipe 27 hingga 36. Untuk mengisi perabotan rumah, mereka ingin memiliki furnitur fungsional yang dapat memiliki lebih dari satu fungsi.
Banyak generasi milenial yang ingin rumah memiliki fasilitas koneksi internet. Dengan dipasangnya jaringan internet di dalam rumah, maka pemilik rumah bisa menggunakan untuk bekerja atau pun berselancar menggunakan sosial media. Generasi millennials merupakan kelompok umur yang produktif dan biasanya mereka memiliki mobilitas yang tinggi. Banyak responden yang bisa menerima tinggal di pinggiran Jakarta asalkan memiliki akses transportasi umum ataupun tol. Berdasarkan survei Lamudi menyebutkan mayoritas pencari properti generasi millennials memilih rumah dengan harga mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 500 jutaan.
Source: marketeers.com (Ramadhan Triwijanarko)

Kamis, 19 Oktober 2017


Janish Family, sekarang kita telah memasuki era digital, dimana seluruh aktivitas kita sehari-hari dapat dilakukan dan dipantau secara Online. Tidak terkecuali halnya dengan urusan berbelanja, mulai dari belanja kebutuhan pokok hingga kebutuhan komersil bisa kita lakukan secara online. Akan tetapi hal ini justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan penipuan secara online. Untuk itu Janish Family harus berhati-hati dalam memilih toko online.
Berikut ini tips-tips dalam memilih penjual toko online furniture yang terpercaya untuk anda:
  1. Pastikan toko tersebut mencantumkan nama alamat yang jelas dan bisa anda cari di google maps juga.
  2. Pastikan toko tersebut menampilkan data kontak yang bisa dihubungi dengan jelas.
  3. Pastikan bahwa toko online tersebut menggunakan domain berbayar (misal: .com/.net/.org/ .biz/.co.id/dll) walaupun sebenarnya domain gratisan juga memungkinkan toko tersebut terpercaya, tapi lebih terpercaya jika sebuah bisnis tentu memanfaatkan domain berbayar. Sebagai contoh : www.janishhome.com
  4. Harga produk yang di jual sesuai harga pasaran tidak terlalu murah, kebanyakan yang tertipu adalah calon pembeli yang tergiur akan harga yang sangat murah dan tidak masuk akal. karena bisa jadi ada unsur penipuan. Baik penipuan langsung maupun penipuan kualitas yang tidak sesuai dengan produk yang ditawarkan.
  5. Hindari transaksi lewat akun facebook / Instagram tanpa adanya webiste yang jelas, karena ini sering terjadi sebab akun facebook / Instagram bisa dengan mudah dibuat dan diganti-ganti. tapi tidak semua akun facebook / Instagram itu menipu, ada juga yang asli untuk jualan.
Demikian tips dari kami, semoga Janish Family bisa lebih berhati-hati dalam memilih toko furnitur online atau toko online produk lain yang ingin anda beli.
Jangan lupa kunjungi website kami www.janishhome.com  dan dapatkan beragam penawaran menarik dan koleksi terbaru dari kami. Tentunya, pasti aman dan terpercaya.

Hai Janish Family.... Tahukah kamu kalau marmer atau granit adalah salah satu material yang paling sering digunakan sebagai material lantai ataupun furniture. Pada furniture, marmer atau granit biasa kita temui sebagai meja kitchen set, meja kopi ataupun meja konsol. Walaupun begitu, tahukah anda apa sih marmer itu?? Marmer termasuk jenis batu lunak yang dikeraskan saat dipasang dengan melalui proses katalisasi untuk membuat lantai marmer keras dan mengkilap.
Oleh karena itu, material tersebut harus selalu diperhatikan kebersihannya, dan kita juga harus merawat material tersebut, agar semakin kinclong. Mempunyai beberapa jenis dan harganya pun bervariatif, tergantung dari jenis granit tersebut. Dengan harga yang cukup mahal itu, sangat disayangkan apabila tidak dirawat dan terdapat noda minuman atau makanan.
So, bagaimana cara merawat material yang satu ini?? Adakah tips-tipsnya?? Untuk merawat dan menjaga keawetan dari material ini, ada beberapa cara/langkahnya, apa saja itu?? Berikut informasinya :
  • Ada baiknya, untuk segera membersihkan tumpahan air material alam ini, terutama tumpahan dari air yang berwarna, semisal teh, kopi, atau jenis minuman bersoda lainnya. Membiarkan tumpahan air akan meninggalkan noda.
  • Gunakan coating secara rutin setiap 3-6 bulan sekali sesuai dengan kebutuhan. Coating ini berfungsi untuk melapisi material alam ini sebagai pelindung dari lumut dan kotoran.
  • Biasakan untuk menggunakan tatakan gelas pada minuman panas. Gelas berisi air panas tanpa tatakan akan meninggalkan noda putih melingkar.
  • Gunakan jeruk nipis dan garam. Campurkan kedua bahan ini kemudian gosokkan pada bagian yang bernoda secara perlahan. Setelah noda menghilang, Anda dapat mencucinya dengan sabun khusus pembersih dan bilas dengan air kemudian keringkan.
  • Buat campuran pasta dari soda kue dan air. Lalu gosokkan, kemudian diamkan selama beberapa menit baru kemudian dibersihkan dengan air hangat.
  • Tutupi yang bernoda dengan kapas yang sudah diberikan H202 atau bayclin, kemudian tutupi dengan plastik. Cek setiap 2 jam, jika sudah benar-benar hilang Anda cukup membersihkannya dengan air hangat. Jangan sampai didiamkan melebihi 24jam. Cairan ini dapat membuat material menjadi rapuh.
  • Pel lantai Anda dengan menggunakan cairan pembersih lantai, biarkan mengering kemudian oleskan krim yang biasa digunakan untuk memoles mobil Anda pada lantai kemudian diamkan beberapa saat. Setelah itu gosok dengan spons (biasanya spons cuci piring berwarna hijau). Bersihkan sisa krim dengan sapu. Ulangi langkah ini setiap 2 bulan sekali agar marmer Anda tetap kinclong.
  • Jangan sekali-kali menggunakan pelitur untuk membersihkan noda karena akan merusak warna asli marmer.
  • Gunakan jasa tenaga ahli yang paham seputar perawatan marmer dan katalisasi.
Itulah beberapa tips untuk merawat material marmer Janish Family, kunjungi website kami www.janishhome.com dan dapatkan beragam koleksi furnitur dan aksesoris rumah dengan material marmer yang cantik dan megah.



Janish Family, tahukah Anda  berbagai paparan merugikan bisa Anda dapati dari sumber-sumber yang tidak Anda duga? Salah satunya adalah perabot kayu di rumah Anda. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Charles Gerba dari Universitas Arizona menemukan bahwa terdapat lebih banyak bakteri di meja kerja Anda daripada di dudukan toilet di kantor yang sama. Penelitian ini menentang anggapan banyak orang bahwa tempat-tempat seperti toilet yang dipersepsikan lebih kotor mengandung lebih banyak bakteri. Penelitian ini memang tidak menyebut secara langsung bahwa terdapat banyak bakteri di perabot kayu. Akan tetapi, penelitian ini merupakan alarm bahwa produk yang banyak kontak dengan manusia umumnya lebih banyak mengandung bakteri, termasuk perabot kayu.
Perabot kayu sendiri termasuk benda yang sangat banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Dari meja hingga lemari, perabot kayu mendominasi dibanding perabot berbahan lainnya. Oleh karena itulah, perawatan dan pembersihan perabot kayu sangat penting Anda lakukan. Namun, tentunya perawatan dan pembersihan yang Anda lakukan harus tepat agar tercipta perabot higienis yang tidak membahayakan kesehatan.
Berikut 5 tips dalam merawat furniture Anda.

Rabu, 18 Oktober 2017

Banyak yang setuju, bahwa perusahaan butuh media sosial untuk mengelola bisnisnya. Namun, pemanfaatan media sosial ini masih didominasi oleh perusahaan B2C (Business to Customer) dan sedikit perusahaan B2B (Business to Business) yang menggunakannya. Bahkan tak jarang, mereka menganggap hal ini tidak diperlukan atau malah tidak relevan. Mereka berpendapat, apa yang mau diposting? Tanpa promo di media sosial pun mereka masih bisa menghasilkan penjualan. Jadi, perusahaan B2B itu perlu bermedia sosial atau tidak?
Memang, karena berbeda segmen, perusahaan B2B tentu memiliki strategi yang berbeda dengan perusahaan B2C. Apa yang mau diposting di media sosial dari perusahaan alat berat, misalnya? Apa tujuan dan manfaatnya? Sebaliknya, wajar bila sebuah restoran gencar memposting foto-foto dan video menu-menu racikannya untuk membangun brand awareness sekaligus mengusung promosi yang kreatif.
Ada studi kasus menarik yang dirilis oleh Berkeley-Haas tentang hal itu. Dalam sebuah studinya tahun 2014 berjudul “Maersk Line: B2B Social Media, It’s Communication, Not Marketing”, Berkeley-Haas mengangkat kasus Maersk Line, sebuah perusahaan besar asal Denmark yang bergerak di bidang transportasi dan pengapalan.  Maersk Line dinilai sebagai perusahaan B2B yang berhasil mendobrak anggapan bahwa media sosial tak perlu bagi perusahaan semacam dirinya. Bayangkan saja, Maersk merupakan perusahaan perkapalan yang keseharian mengangkut aneka kontainer tapi aktif di media sosial.
Sejak dipegang oleh Jonathan Wichman, mantan petinggi Maersk Line, perusahaan tersebut hadir di kanal-kanal media sosial seperti perusahaan konsumer pada umumnya. Maersk masuk ke sepuluh platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, MySpace, Vimeo, Flickr, Tumblr, Reddit, Instagram, Pinterest. Kesepuluh platform tersebut digunakan dengan tujuan yang berbeda.
Awalnya, gagasan Wichman ini ditentang oleh banyak orang. Keputusan terjun ke dunia media sosial dicibir sebagai langkah yang tidak ada gunanya. Bahkan, banyak yang menganggap media sosial sebagai platform komunikasi yang cupu (baca: remeh), tak diperlukan, dan bahkan membosankan.
“Tantangan terbesarnya adalah banyak perusahaan yang melihat media sosial sebagai aktivitas promosi yang remeh, padahal ini bisa dijadikan sebagai aktivitas marketing yang strategik,” kata Christine Moorman, Direktur The CMO Survey seperti dikutip dari laporan Berkeley-Hass.
Ada beberapa manfaat dari B2B social media bagi perusahaan, seperti mendongkrak brand awareness, memanusiakan citra perusahaan, mengukuhkan posisi di industri, terhubung dengan pelanggan, prospek, dan lainnya. Maersk Line sendiri menekankan empat area tujuan dari strategi media sosialnya, yakni komunikasi, customer service, penjualan, dan kegunaan internal.
Apa yang dilakukan Maersk Line di kanal-kanal sosial tersebut? Di Facebook, misalnya, Maersk Line memposting foto-foto yang selama ini jarang dilihat oleh orang yang memiliki sentuhan seni, seperti aktivitas di kapal, barang-barang perkapalan, pelabuhan, pemandangan laut, dan sebagainya. Foto-foto tersebut diedit sedimikian rupa sehingga menarik untuk dipublikasikan. Bukan sekadar foto, tapi juga diberi cerita/story – termasuk sejarah di baliknya.
Selain itu, cerita yang diunggah pun bukan sekadar cerita-cerita positif. Cerita negatif pun dipublikasikan. Misalnya, pada Juni 2012, Maersk Line memposting di Facebook tentang kapalnya yang menabrak ikan paus di lautan. Maersk berani memposting tersebut di saat banyak perusahaan justru lebih senang menyembunyikan kisah-kisah negatifnya ke publik.  Dengan langkah ini – meski pada akhirnya seorang zoologist menyatakan bahwa paus itu mati sebelum tertabrak kapal milik Maersk – citra manusiawi dan autentik dilekatkan pada Maersk Line.
Source: marketeers.com (Sigit Kurniawan)

Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf (kanan) serta Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Soenoto (kedua kanan) menekan tombol bersama tanda peresmian Pembukaan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2017 di Jakarta, 11 Maret 2017.

PT. Euro Design dengan Brand baru nya "Janish Home" juga turut serta dalam perhelatan berkelas International tersebut. Bertempat di Hall of Excellence C017-C020. Dengan total luas booth sebesar 246 m2 menempatkan Janish Home sebagai booth terbesar dalam Hall ini. Event yang digelar selama 4 hari mulai tanggal 11-14 Maret 2017 ini dihadiri 11.200 pengunjung dari 91 negara.









Foto Ilustrasi. Penebang Akar Jati
Yah kita pasti tidak asing lagi dengan kayu jati, kelebihan dari pohon jati sangat lah banyak, bukan batangnya saja tetapi bonggol dan akarnya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kerajianan.
Hasil kerajinan akar jati mampu menembus pasar berbagai Negara namun harus melalui pengrajin local. Akar jati dapat dibentuk menjadi kursi bar, meja dan souvenir.
Pemasarannya sampai ke berbagai Negara seperti, Amerika serikat, Australia, Korea selatan, Taiwan, Malaysia, India dan Negara yang lainnya.

“Tiada Rotan, Akar Pun Jadi” , peribahasa ini mengingatkan kita agar selalu mengupayakan dan mengoptimalkan sumber daya guna apa saja, walaupun sumber daya itu bukan barang utama yang bagus. Siapa yang menyangka, kalau dulu akar pohon Jati dibuang-buang oleh orang dan diremehkan begitu saja, sekarang adalah barang furniture/mebel berkelas mewah dan mahal.
Tanaman Jati ( Tectona Grandis ) secara morfologis bisa mencapai ketinggian 30 - 45 meter. Diameternya batangnya bisa mencapai 220 cm. Walaupun sang pohon sudah mati, akar pohon jati bisa tersimpan dalam tanah dengan aman hingga mencapai ratusan tahun. Wow, fantastik !
Ada cerita unik sedikit tentang umur pohon jati yang bisa mencapai hingga puluhan sampai ratusan tahun. Seorang awam saja ternyata bisa menghitung usia jati dari “lingkaran tahun” yang dimiliki oleh batang jati. Hal ini bisa terjadi karena adanya kambiun kayu jati memiliki sel-sel yang menghasilkan perpanjangan vertikal dan horisontal, dimulai dengan berkembangnya inti sel berbentuk oval memanjang, kemudian membelah menjadi 2 sel demikian seterusnya. Pada musim kemarau, daun jati akan berguguran dan saat itu kambiun akan tumbuh lebih sempit. Dan saat musin penghujan, daun akan tumbuh dan kambiun akan tumbuh normal kembali. Perbedaan pertumbuhan tersebut akan membentk suatu pola indah bila batang jati dipotong melintang. Nah, inilah yang dikatakan pola lingkaran tahun.
Keunikan yang kedua, ternyata jati tidak mudah untuk dimakan rayap.  Karena kayu jati memiliki kadar selulosa 46,5%, lignin 29,9%, pentosan 14,4%, abu 1,4%, dan silika 0,4% serta nilai kalor 5,081 kal/gr. Keawetan kayu sesuai hasil uji terhadap rayap dan jamur termasuk golongan kelas I. Dengan demikian , kayu jati dapat terserang rayap dengan kapasitas rendah pada kondisi kayu yang dipengaruhi oleh umur pohon. Jadi semakin tua usia kayu jati, maka semakin sulit terserang rayap.
Penjualan akar jati yang diubah menjadi bentuk furniture/mebel dan hiasan taman ini juga telah banyak diekspor ke manca negara seperti India, China, Korea, Jepang, Australia, Inggris dan Amerika. Tapi, tunggu dulu, ternyata perjuangan sebuah akar jati menjadi barang mebel mewah dan diminati berbagai negara ini, tidak semanis yang dibayangkan orang banyak. Karena dulu, akar jati adalah limbah dari produksi kerajinan jati yang hanya mengambil dari batang kayu saja. Dulu bagi banyak orang, sisa tebangan pohon jati seperti bonggol, akar pohon sering dijadikan kayu bakar karena dianggap limbah yang tidak berguna. Tetapi seiring perjalanan waktu, dengan munculnya ide kreativitas maka bermunculan seni kerajinan bonggol dan akar pohon Jati.


Dulu diremehkan, sekarang dicari banyak orang dari luar negeri.
Betapa banyak pelajaran yang diberikan oleh pohon jati kepada manusia. Tentang makna kehidupan.
Walau terpendam ratusan tahun, ia tetap saja berguna bagi manusia. Artinya, ini bisa dimaknai, walau manusia sudah meninggal, masuk ke  dalam tanah, karena ia meninggalkan kebajikan dan kebaikan, namanya tetap harum disebut banyak orang dan dihargai hingga akhir zaman. Inilah filosofi kayu jati. Tua tetap bermanfaat.